Marco Borriello, gagal membawa Roma menang. (Getty Images)

Bermain di markas sendiri, Olimpico Roma, Francesco Totti dkk. telat panas. Mereka baru bisa membahayakan gawang Brescia saat laga berjalan lebih dari setengah jam.
Gol pun baru terjadi di babak kedua, lewat tembakan kaki kanan Marco Borriello pada menit ke-59. Sebaliknya, dalam keadaan tertekan plus miskin peluang, I Rondinelle malah sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-69 lewat tandukan Eder.
Skor 1-1 bertahan hingga laga usai. I Lupi tercatat menguasai bola sebnyak 58 persen, melakukan 22 kali percobaan tendangan, namun hanya empat yang mengarah ke gawang lawan. Menurut Ranieri, anak asuhnya seharusnya berusaha lebih keras di saat Dewi Fortuna lebih memihak kepada musuh.
"Kami ingin menang dan tahu bahwa tiga angka akan memberikan langkah maju yang penting," ucap Ranieri di Football Italia.
"Kredit pantas diberikan kepada Brescia, karena mereka tampil dengan penuh semangat, tapi kami seharusnya berusaha lebih keras malam ini," imbuhnya.
"Sayangnya, hal seperti ini terjadi di sepak bola. Mereka memiliki dua tembakan ke arah gawang yang menghasilkan sebuah gol dan satu lagi diselamatkan dengan hebat oleh Julio Sergio," tutup The Tinkerman.
Hasil ini membuat Roma gagal menaklukkan Brescia musim ini, karena saat melawat ke Mario Rigamonti, I Giallorossi takluk 1-2. Tapi, satu poin cukup untuk membawa Roma kembali menempati posisi keempat, yang kemarin sempat dikuasai Internazionale.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar