Timnas Pra Olimpiade. (Bayu Marhaenjati)

Tak seperti biasanya, pemanasan dalam Pelatnas timnas hanya berjalan sebentar dan ringan. Pasca pemanasan, pemain langsung ambil bagian dan secara bergantian menjadi eksekutor tendangan bebas.
"Hari ini, kami latihan set piece melalui melalui tendangan bola mati, sepak pojok, melakukan organisasi tim, dan penempatan posisi. Kami melatih pemain agar bisa dan terbiasa mengambil posisi ketika set piece terjadi," ujar Riedl pasca memimpin Pelatnas, di Lapangan Timnas, Senayan, Selasa (2/2).
"Para pemain dilatih untuk menempati posisi yang tepat saat situasi seperti ini terjadi. Kita memberitahu mereka di mana harus berdiri pada situasi-situasi tertentu agar bisa memperbesar peluang mencetak gol," tambah Riedl.
"Set piece sangat penting. Saya tidak punya statistik pastinya, tapi kira-kira satu dari empat gol tercipta dari bola mati," pungkas Riedl.
Riedl mengaku, skuadnya masih memeiliki banyak kekurangan. Perbaikan dan menutup celah kekurangan tim terus digeber pelatih asal itu, jelang laga kontra Turkmenistan.
"Banyak hal bagus, namun ada juga kelemahan di dalam skuad. Mereka masih muda, beberapa dari mereka bahkan belum memiliki posisi pasti di klubnya. Jadi, biarkan kami bekerja bersama mereka dan berusaha mengolah serta meningkatkan kemampuan mereka," pungkas Riedl.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar